Rumah Dinas Guru Butuh Renovasi, Yusri: Untuk RDG Belum Masuk Menu DAK

0
34
Foto: Bangunan Rumah Dinas Guru di SDN 2 Kotabunan.

Boltim, TimurTimes.com – Rumah Dinas Guru (RDG) di SDN 2 Kotabunan, tepatnya di Desa Kotabunan Barat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memprihatinkan.

RDG tersebut menurut Kepala Sekolah sebelumnya, sudah sangat lama dan butuh perbaikan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boltim, Yusri Damopolii, mengatakan bahwa pihaknya tahun ini masih terkonsentrasi pada sarana dan prasarana yang sesuai standar.

“Sebenarnya ada beberapa sekolah juga yang RDG nya itu memprihatinkan terutama yang ada di SDN 2 Kotabunan, akan tetapi saat ini pendanaan fisik itu kan Dinas Pendidikan terkonsentrasi pada pendanaan dana DAK yang berasal dari Kementerian. Khusus dana DAK ini ada menunya, jadi menu itu baru terorientasi pada sarana prasarana yang sesuai dengan standar,” kata Damopolii saat disambangi di ruang kerjanya Jumat, (3/9/2021).

“Nah, saat ini baru sebatas Ruang Kelas, Laboratorium, Perpustakaan, Kantor dan Ruang Guru, ditambah kemarin dengan MCK dan UKS (Unit Kesehatan Sekolah, red),” sambungnya.

Mantan Kepsek SMA Negeri 1 Kotabunan ini menambahkan, untuk RDG belum masuk menu DAK.

“Khusus RDG itu belum masuk di menu oleh sebab itu belum mendapat porsi dana DAK, nah, itu yang masalahnya kenapa belum bisa diperbaiki. Mungkin Kementerian juga menganalisa, sebab rata-rata guru saat ini sudah punya rumah sehingga RDG itu, kurang dimanfaatkan,” sebut Damopolii.

“Beberapa kasus kan di Bolaang Mongondow Timur ada RDG ditempatkan oleh masyarakat biasa, sehingga memang Kementerian menganalisis dari sisi fungsinya oleh sebab itu belum menjadi bagian dari menu Kementerian,” tandasnya.

Penulis: Gafur Sarundayang

 

Baca Juga:   DPRD Boltim Desak PLN Hentikan Proyek Jaringan Listrik ke PT ASA