Kawal Pemilu 2024, Bawaslu Kabgor Bakal Bentuk Perempuan Relawan Pemilu

0
20

Gorontalo, TimurTimes.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo saat ini Senin 13 Desember 2021 mulai intens sosialisasi partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pemilu serentak tahun 2024. Bawaslu Kabupaten Gorontalo mulai bergerak sebagai upaya pencegahan cederanya pesta demokrasi dengan serangan politik uang.

Sasaran sosialisasi menjelang pemilu tahun 2024 adalah dispesialkan bagi kaum perempuan. Dimana, peran strategis perempuan sangat mampuni untuk menyampaikan informasi kepada keluarga, tetangga dan anak-anak dalam rangka mensukseskan bagaimana visi suksesnya pemilu 2024.

Hal ini disampaikan ketua bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili, saat melakukan sosialisasi partispasi masyarakat menuju pemilu 2024, Selasa (14/13/2021).

Kegiatan berlangsung di aula Desa Parungi Kecamatan Boliyohuto itu di khususkan untuk kaum perempuan.

Lanjut Wahyudin, Karena itu, untuk mengawal pemilu serentak tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Gorontalo bakal bentuk satgas perempuan relawan pemilu.

“Memasuki tahapan tahun 2022 perempuan relawan pemilu bakal digagas di semua desa se Kabupaten Gorontalo. Tujuan, mencipatkan pemilu tahun 2024 benar- benar integritas,” ujarnya.

Alumnus Universitas Gorontalo Fakultas Ekonomi itu menambahkan, mengukur suksesnya pemilu itu bukan saja persiapan para ibu-ibu datang di TPS dan menggunakan hak pilih dan pemilu atau pilkada sukses.

Tetapi bagi Wahyudin, mengukur suksesnya pemilu adalah partisipasi kaum perempuan menjadi bagian indikator suksesnya pemilu.

Pemilu tahun 2024 nanti, masyarakat akan memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI,anggota DPD RI, anggota DPRD Provinsi dan kabupaten kota serta bupati dan wakil bupati.

“Banyangkan di tahun 2024, bukan di hari yang sama tapi dibulan yang berbeda. Oleh karena itu sosialisasi seperti ini terus bawaslu laksanakan,” tuturnya.

“Kedepan, tahun 2020 kegiatan -kegiatan seperti ini akan dipasifkan di Kabupaten Gorontalo. Dan kami Bawaslu Kabupaten Gorontalo akan mengagas perempuan jaga pemilu di seluruh desa se-Kabupaten Gorontalo,” sambungnya.

Baca Juga:   Struktur PAN Boltim Diperkuat

Tujuannya, untuk saling memberikan informasi. Contohnya, kita memberikan informasi kepada ibu -ibu sekarang. Sehingga mungkin ibu-ibu ini yang akan memberikan informasi itu kepada keluarga, tetangga, suami dan anak-anak.

Sehinga kehadiran ibu-ibu pada kegiatan ini sangat diharapkan kontribusinya dalam menyampaikan bahwa menolak politik uang.

“Menolak politik uang itu penting. Sehinga informasi ini disampaikan kepada masyarakat lain terurama keluarga dan tetangga,” tandasnya. (Adi)