GorontaloLingkungan dan Kesehatan

Posyandu Gizi Desa Pongongaila Resmi Ditutup


Gorontalo, TimurTimes.com – Bertempat di gesung Serba Guna (Sorga) Desa Pongongaila Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Privinsi Gorontalo, kegiatan Posyandu Gizi Desa Pongongaila resmi ditutup oleh Hamzah J Biu selaku kepala Desa yang didampingi ketua Tim Penggerak-PKK Desa Pongongaila, Bunda Marinim Abdullah, belum lama ini berjalan Aman dan Lancar, Rabu, (8/12/2021).

Pada kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kades Hamzah J Biu, bersama ketua TP-PKK, Bunda Marinim D Abdullah dan para Kader Posyandu dari Dinas kesehatan (Puskesmas) Kapolsek Pulubala, Ipda Alvan Fauzan, ST.r.K bersama 2 anggota Bhabinkamtibmas serta seluruh staf aparat Desa Pongongaila lainnya antara lain; Sekdes, Ois R.Bangi, (Keuangan) Yanti Domili, (T/Us-Um) Serfin Abdullah, SE, (Pemerintah) Arlin Bilondatu, (Kesos) Kardina H Panigoro, S.Pd, (Pelayanan) Lady Stela SevlinaKasim dan 3 Kepala Dusun masing-masing; Kadus (Botutopungo)-Neti Harun, (Helemohengu)-Yanti Hasan dan Kadus (Tumba)-Nining K Abdullah serta para orang anak yang melakukan Gizi.

Dalam kesempatan tersebut, Hamzah J Biu selaku Kepala Desa Pongongaila kepada Timurtimes.com menyampaikan, kegiatan Posyandu Gizi di Desa Pongongaila selama 12 hari oleh Dinas kesehatan adalah Project Nutrisi yang diselenggarakan oleh pihak Puskesmas Kecamatan Pulubala mendampingi masyarakat untuk meningkatkan kapasitasnya demi memperbaiki status Gizi anak-anak balita dari usia dini sampai 5 tahun.

“Kita berharap dengan Posyandu Gizi ini masyarakat harus belajar bagaimana untuk memanfaatkan bahan-bahan makanan dari lahan pertanian mereka sendiri dapat mengelola menjadi makanan yang bergizi kemudian diberikan kepada anak balita mereka sendiri. Kita juga berharap Ibu-ibu juga dapat memahami pentingnya untuk memberikan ASI kepada anak bayi mulai usia 0 hingga sampai 6 bulan,” harap Hamzah J Biu.

Ditempat yang sama, Bunda Marinim D Abdullah juga kepada Timurtimes.com menjelaskan, Bahwa dalam kehidupan manusia. Tumbuh kembang anak yang optimal dengan melalui pemberian makanan yang bergizi ketika usia anak dari 0-5 tahun akan berpengaruh pada perkembangan fisik, daya tahan tubuh, otak, dan mental anak ketika dewasa nanti. Anak-anak dengan status gizi yang optimal akan menjadi generasi bangsa yang berkualitas.

“Alhamndulillah anak balita di desa Pongobgaila sampai hari ini status gizi mereka baik. Itu semua berkat kerja keras Kader Posyandu yang memberikan waktu dan dukungan terhadap keberhasilan Posyandu Gizi di Desa Pongongaila,” tutup ketua Tp-PKK Bunda Marinim D Abdullah kepada Timurtimes.com. (Adi)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button