GorontaloPendidikan

Danrem 133/NW Dampingi Sesjen Wantannas RI Kunker ke Kampus UNG


Gorontalo, TimurTimes.com -Komandan Korem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P memdampingi langsung Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., M.Tr.(Opsla) melaksanakan Kunjungan Kerja ke Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), bertempat di ruang sidang Rektorat lantai 4 kampus UNG Jl. Jendral Sudirman Kelurahan Umialo, Kecamaran Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Rabu, (16/3/2022).

Kunjungan kerja Sesjen Wantannas Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., M.Tr.(Opsla) ke Universitas Negeri Gorontalo bertujuan untuk memberikan kuliah umum kepada 180 Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo.

Kuliah umum yang mengusung tema Strategi Keamanan Nasional dalam Rangka Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dihadiri oleh Brigjen TNI Dr. Haris Sarjana, Danrem 133/NW Brigjen TNI Amrin Ibrahim S.I.P, Rektor UNG Dr. Ir. Eduar Wolok ST, MT, Ketua Senat UNG Prof. Dr. Rauf Hatu M.Si, Wakil Rektor UNG Prof. Karmila Machmud P.hd, M.Si, Kolonel Inf. Hari Widjajanto, S.Sos, M.M., Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Inf Budiawan Basuki, Dandim 1304/Gorontalo Letkol Inf Arif Munawar, S.E, M.M.

Wakil Rektor UNG Prof. Karmila Machmud P.hd, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan Ucapan terima kasih atas kunjungan dari Ketua Sesjen Wantannas RI beserta rombongan yang merupakan kembangaan buat kami dari Kampus UNG dan bersedia memberikan Kuliah umum buat para mahasiwa saat ini.

Perlunya pemberian Kuliah Umum kepada para mahasiwa terkait ketahanan nasional pada saat ini dengan kontes keamanan nasional yang bermuara pada aman dan sejahtera serta mengetahui benar bahwa Indonesia merupakan poros Maritim Dunia karena indonesia menguasai 4 dari 9 jalur perdagangan Dunia dengan luas 3,2 juta Hektar dan lebih luas lautan.

Baca Juga:   Bupati Sachrul Pimpin Upacara Bendera Peringatan HGN ke-77

Para Mahasiswa hendaknya dapat menerapkan ilmunya untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan Bangsa, “Karena itu mari kita sama-sama dengarkan dan mengikuti kuliah umum ini untuk menambah wawasan kita tentang Ketahanan Nasional,” ajaknya.

Sesjen Wantannas RI, Laksdya TNI Harjo Susmoro dalam pemaparannya mengatakan, Indonesia sebagai negara maritim. Juga merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Memiliki berbagai keuntungan, antara lain posisi geografis yang diapit dua benua dan dua samudra, yang merupakan perlintasan jalur perdagangan. Di samping itu memiliki sumber daya alam melimpah.

Ia juga menjelaskan, tantangan yang dihadapi yaitu tegaknya kedaulatan dan hukum untuk menjaga kepentingan nasional. Serta menjaga stabilitas keamanan, pengelolaan sumber daya alam, konektivitas untuk menjamin keutuhan NKRI, sehingga tercapainya tujuan nasional dan kepentingan nasional.

Salah satu tantangan lainnya yaitu era globalisasi saat ini. “Salah satu ancaman nyata yaitu disintegrasi, jauh dari nilai-nilai Pancasila, rendahnya pendidikan dan kurangnya literasi”, ujarnya.

Laksdya TNI Harjo Susmoro menegaskan, diperlukan stabilitas keamanan yang tinggi sebagai syarat terwujudnya kepentingan nasional. Oleh karena itu dibutuhkan peningkatan wawasan kebangsaan, cara yang bisa dilakukan dengan memahami dan mengimplementasikan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggalika.

“Di samping itu, perguruan tinggi juga memiliki peran melalui tri dharma perguruan tinggi melalui pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”, tandas Laksdya TNI Harjo Susmoro.

(Adi)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button