HPN 2023, Senator Stefa Dialog Bersama Insan Pers dan Aktivis Lingkungan

Tomohon, Timurtimes.com – Menanam pohon memiliki banyak manfaat. Selain bisa meningkatkan perekonomian, tetapi juga untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Ir. Stefanus B. A. N Liow, M.A.P., dalam kesempatan dialog dan penanaman serta penyerahan bibit pohon kayu dan buah, Senin (13/02/2023), di Perkebunan Tampusu, Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan.
Diketahui, kegiatan tersebut diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tomohon, dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2023.
“Komite II ruang lingkupnya adalah pengolahan sumber daya alam dan ekonomi. Seperti pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, perdagangan, perindustrian, kelautan, perikanan dan lainnya,” ucapnya.
Dikatakannya, kalau soal pupuk, sudah beberapa kali disampaikan dalam rapat bersama Menteri, dan memang regulasi untuk pupuk itu cukup sulit. Tapi tidak sepenuhnya menyalahkan pemerintah, karena itu datangnya dari Desa dan Kelurahan.
“Pernah didapati di suatu daerah, ada misalnya lahan pertanian 100 ribu hektare, diusulkan menjadi 200 ribu hektare. Karena ada kelompok-kelompok tani yang sesungguhnya bukan berprofesi petani. Ketika itu disalurkan, ternyata hanya disalurkan ke tempat lain,” ujar Senator Stefa sapaan akrabnya.
Menanggapi pertanyaan masyarakat terkait pupuk, Senator Stefa mengatakan kedepannya agar bisa bersama-sama membangun Kota Tomohon untuk bisa memproduksi pupuk. Walaupun kecil tapi memiliki nilai tambah yang besar.
“Kami akan terus berjuang, mencari solusi untuk pupuk pestisida. Saya pernah usulkan untuk ada subsidi pupuk dari anggaran pemerintah daerah. Tapi ternyata itu tidak bisa, karena harus ada kelompok,” ucap Wakil Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI periode 2019-2022 itu.
Dijelaskannya, minggu lalu, kelompok tani hutan tampusu Kelurahan Pangolombian, sudah membuat proposal untuk menjadikan wilayah ini menjadi hutan kemasyarakatan. Yang tentunya itu akan memiliki proses yang panjang.
“Pola saya dari dulu lebih condong ke masyarakat yang mau mengambil bibit pohon, dan saya yakin ketika mereka mau tanam pasti juga mereka akan pelihara,” kata Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI itu.
Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM periode 2014-2018 ini pun menyebutkan, di hutan tampusu ini sudah ada sekitar 10 ribu bibit pohon yang telah ditanam tahun lalu.
“Saya senang dan bangga kepada pak Wakil Ketua, karena beliau ini sangat peduli lingkungan, dan masa depan generasi muda, Sehingga saya mengajak beliau untuk melakukan penanaman pohon dan diskusi bersama PWI, IWO dan aktivis lingkungan di Kota Tomohon,” tandasnya.
Terpantau juga kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamudin, S.Sos., M.Si., tokoh masyarakat yang juga wakil rakyat di DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Junita Linda Wenur, M.A.P., jajaran PWI dan IWO Sulut, PWI dan IWO Tomohon, Aktivis lingkungan hidup, serta komunitas pencinta alam Kota Tomohon (Etzar Frangky Tulung)



