Bolmong RayaHukrimPendidikanSulut

Polres Boltim Gelar Safari Kamtibmas di Dinas Pendidikan

Boltim, Timurtimes.com – Safari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kembali digelar Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (8/6/2023).

Kali ini Korps Bhayangkara besutan AKBP Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr. Opsla., Ini menyasar dunia pendidikan.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Jumat Curhat itu dihelat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Boltim, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diawali dengan penjemputan secara Adat serta Drumband oleh Siswa SMP 1 Tutuyan.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Boltim Yusri Damopolii, S.Pd., M.M., mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Boltim Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr. Opsla., yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Benyamin Noldie Undap, S.Sos.

“Ucapan selamat datang kepada Kapolres Boltim yang dalam hal ini diwakili langsung oleh Wakapolres Boltim Kompol Benyamin Noldie Undap. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami Dinas Pendidikan merupakan dinas pertama di Boltim yang mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan Kapolres dalam hal ini Safari Kamtibmas yang juga dirangkaikan dengan Jumat Curhat,” kata Damopolii.

Di tempat yang sama, Wakapolres Boltim Benyamin Noldy Undap, S.Sos., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kadis Pendidikan yang telah menyediakan tempat untuk kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan permohonan maaf bapak Kapolres Boltim karena tidak berkenan hadir dalam acara ini karena ada tugas lain di Polda, terima kasih kepada bapak Kadis Pendidikan atas waktu dan tempat untuk melakukan kegiatan Safari Kamtibmas yang dirangkaikan dengan Jumat Curhat ini,” ucap Wakapolres.

“Saat ini, kita dihadapkan dengan jaman yang berbeda dengan dulu dimana sekarang ini apabila siswa diberikan hukuman oleh guru maka orang tua pasti akan menerima. Tetapi saat ini banyak orang tua yang keberatan jika anak mereka diberikan tindakan oleh tenaga pendidik, bahkan orang tua siswa ada yang melaporkan guru ke pihak kepolisian. Kami menyampaikan agar melibatkan Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi kepada para orang tua siswa agar tidak mudah menerima laporan yang disampaikan anak-anak mereka terkait dengan tindakan yang dilakukan oleh guru di sekolah,” sambungnya.

Wakapolres juga menyampaikan tujuan dilakukannya Safari Kamtibmas serta Jumat Curhat. Ia berharap, masyarakat tetap jaga stabilitas Kamtibmas sejak pentahapan sampai pada selesai pelaksanaan pemilihan umum (pemilu).

Perwira satu ‘melati’ ini juga mengharapkan masyarakat dapat melaporkan setiap permasalahan maupun hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas melalui call center Polres Boltim yang mencantumkan nomor HP atau WA Kapolres dan PJU Polres Boltim.

“Meminta kepada seluruh tenaga pendidik dan ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Boltim serta seluruh komponen masyarakat tetap lakukan koordinasi dengan pihak TNI-Polri yang ada di wilayahnya apabila ada gangguan Kamtibmas di wilayah masing-masing. Diharapkan kepada para guru dapat melibatkan Babinkamtibmas dan Babinsa dalam setiap penyelesaian masalah yang terjadi di sekolah apabila melibatkan orang tua siswa. Memberikan ruang dan kesempatan kepada seluruh ASN Dinas pendidikan Kabupaten Boltim untuk menyampaikan aspirasi, saran maupun masukan terkait Kamtibmas, pelayanan atau kinerja Polres Boltim dan Polsek Tutuyan sehingga nantinya ditindaklanjuti atau dievaluasi guna meningkatkan kinerja dan pelayanan personil Polres Boltim dan Polsek Tutuyan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah pertanyaan mencuat saat kegiatan berlangsung.

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Nuangan, Irma Gani S.Pd., mempertanyakan terkait persoalan yang terjadi di sekolah.

“Terkait dengan adanya saling ejek antara siswa di sekolah dan terjadi keributan. Mereka dan anak-anak tersebut masing masing melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya sehingga orang tua mereka yang saling ribut, tindakan kami di sekolah mempertemukan antara siswa dan orang tua masing-masing dan akhirnya bisa berdamai,” kata Gani.

Keluhan ini langsung di jawab oleh Wakapolres Boltim. Menurutnya apa yang dilakukan oleh pihak Sekolah sudah baik, tapi alangkah baiknya harus libatkan Bhabinkamtibmas atau Polisi RW.

“Apa yang dilakukan oleh pihak Sekolah adalah langkah yang tepat namum alangkah baiknya libatkan Bhabinkamtibmas dan Polisi RW yang baru-baru ini dibentuk untuk memberikan pemahaman hukum dan dibuatkan surat pernyataan,” terang Wakapolres.

Pertanyaan yang kedua dari Kepala Sekolah SDN 1 Buyat, Rajunan Ude, S.Pd., Ia mempertanyakan ketika sikap arogan yang dilakukan oleh orang tua siswa di sekolah dan langsung memukul salah satu siswa.

“Adanya tindakan arogan yang dilakukan oleh orang tua salah satu siswa di sekolah kami yaitu memukul salah satu siswa kami di dalam lingkungan sekolah, mohon tanggapan nya pak,” pintanya.

Menanggapi persoalan tersebut, Benyamin mengatakan apabila terjadi hal itu maka pihak sekolah mengundang orang tua siswa untuk dipertemukan di sekolah dan libatkan tiga pilar untuk memberikan  penyelesaian dengan baik.

“Apabila hal ini terjadi kembali di sekolah agar pihak sekolah mengundang orang tua siswa untuk dipertemukan di sekolah dan libatkan tiga pilar untuk memberikan penyelesaian yang baik. Tambahan dari Bapak Kabag Sumda agar pihak sekolah harus ada piket di pintu masuk sekolah agar siapapun yang akan masuk ke dalam lingkungan sekolah bisa dilakukan pengawasan, karean apabila hal ini terjadi maka menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Tambahan Bapak Kadis, apabila hal ini terjadi tidak diupload di medsos karena imbasnya akan menjadikan nama baik sekolah tersebut tidak baik,” ungkapnya.

Selanjutnya, Penjaga SDN Bongkudai, Fatmawati Mamonto, menyampaikan keluhan kepada Polres Boltim terkait sejumlah anak-anak muda yang masuk dalam sekolah pada malam hari dan melakukan pesta minuman keras (miras).

“Ada anak-anak muda yang memasuki sekolah pada saat malam hari dan melakukan pesta miras dan mengkonsumsi obat obatan seperti Komix dan lem Ehabon mohon tanggapan pak,” ketus Mamonto.

“Oleh bapak KBO Reskrim Polres Boltim agar masyarakat memberikan data-data yang valid agar kami bisa lakukan penyelidikan lebih lanjut karena pelakunya bisa saja orang dewasa,” tegas Wakapolres, sembari
menambahkan, hal ini dapat dilaporkan kepada Kapolsek Modayag agar bisa dilakukan patroli di sekolah tersebut utamanya pada malam hari.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Boltim Komisaris Polisi (Kompol) Benyamin Noldy Undap,S.Sos., Kepala Bagian (Kabag) Sumda Polres Boltim Kompol H.Sainuddin, M.Si., Kasat Binmas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sriyono, Kasat Narkoba Polres Boltim AKP Bastari, S.Sos., KBO Reskrim Polres Boltim IPDA Reynold Wowor, S.Sos., Kanit Tipiter Polres Boltim IPDA Tengku Said, STrK., Sekretaris Dinas Pendidikan Agus Ruhimat, S.Pd., Kasium Polsek Tutuyan AIPDA Itwan Mokoginta dan Kapolsek Tutuyan IPDA Hasiberto, S.Sos. (Tim/Red)

 

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button