Bolmong RayaHukrimTerkini

Safari Kamtibmas dan Jumat Curhat, Kapolres Boltim Tanggapi Keluhan Warga Tutuyan

Boltim, Timur Times.com – Safari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kembali digelar oleh Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Agenda yang dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Curhat itu bertempat di Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten (Boltim, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (5/7/2023).

Dipimpin oleh Kapolres Boltim, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla., kegiatan tersebut menyasar perangkat desa, warga Desa Tutuyan, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu sejumlah keluhan mencuat. Marsela Tandayu misalnya. Warga Desa Tutuyan ini mengeluhkan terkait dengan balap liar yang ada di jalur 2 Desa Tutuyan.
“Saya menanyakan tentang balap liar di jalur 2 Desa Tutuyan yang sering terjadi dan sangat meresahkan,” ketus Tandayu.

Menanggapi hal itu, Kapolres akan memerintahkan kepada Kasat Samapta untuk melakukan kegiatan patroli secara rutin di tempat yang digunakan sebagai jalur lintasan.

Nada yang sama disampaikan Melki Purukan, warga Desa Tutuyan. Kata dia pada saat panen cengkih, timbul masalah orang yang membeli buah cengkih di Desa Tutuyan.
“Sering kali salah petik buah cengkih milik dari orang lain. Sehubungan dengan hal tersebut apa yang harus dilakukan pemilik cengkih yang dirugikan,” kata Purukan.

Ia menambahkan, Adanya pendatang baru buruh pemetik buah cengkih yang tidak melaporkan diri ke pemerintah desa.

Hal tersebut langsung direspon oleh Kapolres Boltim.

Kapolres menyebut, hal tersebut dapat dilaporkan kepada pihak kepolisian, karena hal itu merupakan pencurian. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan, hal yang dilakukan oleh pembeli buah cengkih tersebut dilakukan dengan sengaja.

“Pemerintah Desa agar proaktif mengecek pendatang baru dan diwajibkan melapor 1×24 jam,” tegas Kapolres.

Kapolres menyampaikan agar dapat dilaporkan apabila ada masalah dan tidak melibatkan masyarakat banyak yang berisiko menimbulkan masalah semakin meluas atau menjadi besar.

Sementara itu Bisman Molantong, warga Desa Tutuyan juga menanyakan
terkait aturan penggunaan sepeda listrik.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab Kapolres Boltim.
Kata Kapolres, sudah ada aturannya yang mengatur sepeda listrik. Tidak dibenarkan untuk dipergunakan di jalan umum dan hanya diperbolehkan dikendarai di lapangan terbuka. Selanjutnya aturan tersebut mengatur yang diijinkan untuk menggunakan sepeda listrik tersebut minimal 12 Tahun.

Keluhan terkahir disampaikan Hidin Paputungan. Menurutnya masih banyak hewan yang berkeliaran salah satunya sapi. Kata dia, sering kali merusak tanaman yang ada di perkebunan milik warga.

“Seringkali hewan sapi tersebut merusak tanaman dari pemilik kebun yang ada di sekitarnya. Selanjutnya apabila terjadi masalah tersebut, hambatan yang dialami pada saat menyelesaikan masalah tersebut yaitu pemilik hewan tidak mengganti rugi walaupun sudah dibuatkan surat pernyataan di pemerintah desa,” kata Paputungan.

Kapolres menegaskan, alangkah baiknya hewan harus diikat, apabila dilepas dan berkeliaran serta merusak tanaman oran lain, pemilik hewan tersebut wajib mengganti rugi.

“Hewan seharusnya diikat dan dikandangkan sehingga apabila ada hewan yang dilepas dan berkeliaran sembarangan merusak tanaman orang lain harus wajib untuk mengganti kerugian tersebut, agar masyarakat dan pemerintah desa melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga masalah ganti rugi dapat diselesaikan sampai tuntas,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Boltim AKBP Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla., Kabag SDM Polres Boltim Kompol Sainuddin, Kasat Binmas Polres Boltim AKP Sriyono, Kasat Res Narkoba Ahmad Bastari, S.Sos., Kasat Samapta AKP Sujianto, Kasium Polsek Tutuyan AIPDA Irwan Mokoginta, Kasi Pemerintahan Masri Manangin, Kasi PMD Indarwan Lolangion, Kasi Pelayanan Umum Sarlis Mokodompit, Anggota Polsek Tutuyan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Desa Tutuyan.

Diketahui, aparat desa bersama warga masyarakat Desa Tutuyan mengapresiasi kehadiran Polres dalam kegiatan Safari Kamtibmas yang dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Curhat ini, sehingga masyarakat bisa menyampaikan harapan dan keluhan secara langsung kepada Polres Boltim. Masyarakat sangat mengharapkan kegiatan ini dapat terus berlangsung sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat terlihat setiap saat. (Tim TT)

 

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button