PEMERINTAHANSulutTerkiniTomohon

Miky Wenur: Sejahterakan Petani, Pupuk Bersubsidi Harus Tersedia

TIMURTIMES.COM, Tomohon – Miky Wenur dan Cherly Mantiri bertekad dan berkomitmen untuk menaruh perhatian dan kepedulian bagi petani. Karena itu, jika Tuhan berkenan dan mendapat kepercayaan masyarakat, di dalamnya petani untuk memimpin Kota Tomohon dengan segala kekayaan SDM dan SDA, termasuk memiliki lahan pertanian, maka tidak akan terjadi lagi ketiadaan pupuk bersubsidi akibat kelalaian (artinya kurang perhatian dan kepedulian).

“Petani itu profesi terhormat dan ujung tombak kesejahteraan keluarga, serta perekonomian masyarakat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan,” ucap Wenur.

Menurut Miky ketika dalam suatu kesempatan bertemu kelompok tani, mereka mengungkapkan keluh kesah, bahkan memaparkan secara teknis akibat ketiadaan pupuk bersubsidi.

Meski demikian, Miky Wenur mengapresiasi dan terus mendorong pemerintah kota tomohon di bawah kepemimpinan Carrol Senduk, melakukan program-program untuk petani dan melakukan upaya-upaya segera mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat.

Ketua Kelompok Tani ‘Sumaru Endo’ Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, Brury Sarese mengungkapkan keluh kesah kelompok masyarakat tani yang tentunya sangat merasa tersiksa dengan tidak adanya pupuk bersubsidi, karena mau tidak mau harus mengambil pupuk non subsidi dengan harga yang sangat mahal.

“Yaitu, pupuk Mutiara Rp. 18.000/Kg, satu zak mencapai Rp. 900.000, Ponzka Plus Rp. 12.000/Kg, satu zak Rp. 600.000,
Urea Rp. 8.000/Kg, satu zak Rp. 400.000.
Kalau ada pupuk bersubsidi, petani hanya mengeluarkan uang satu zak Ponska Rp. 125.000, dan Urea Rp. 125.000,” kata Sarese.

Ungkapan penyesalan senada pun disampaikan oleh seorang petani asal Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat.

“Untuk tanaman padi, pada umumnya pemupukan untuk musim tanam berjalan ini pada akhir bulan Agustus 2024, berarti sudah melewati waktu pemupukan. Tanpa pupuk, produksi padi menurun seperti dua musim tanam sebelumnya,” ungkapnya. (Etzar Frangky Tulung)

BERITA TERKAIT

Back to top button