Hony Bachmid, Pelatih Drumband yang Mengukir Prestasi di Tengah Persaingan

Oleh: Matt Rey Kartorejo
SEORANG PELATI drumband (marching band), Hony Bachmid, adalah sosok yang sangat bangga atas pencapaian anak-anak didiknya.
Selama beberapa bulan, ia telah melatih para siswa SDN 1 Negeri Bulawan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.
Dengan penuh dedikasi, ia mengajarkan anak-anak disiplin, kerja keras, dan kebersamaan.
Setiap sore, meskipun lelah, Hony Bachmid selalu datang ke halaman Sekolah SDN 1 Bulawan dengan semangat memimpin latihan. Senyum dan kesabaran tampak di wajanya.

Anak-anak didiknya berasal dari berbagai latar belakang, namun di bawah bimbingannya, mereka bersatu menjadi tim yang solid. Hony tidak hanya mengajarkan teknik bermain alat musik atau bergerak dalam formasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral seperti kerja sama, rasa tanggung jawab, dan keberanian untuk menghadapi tantangan.
Tahun ini, drumband yang dilatih Hony berhasil meraih juara 3 tingkat kabupaten. Ketika nama tim mereka diumumkan sebagai juara, anak-anak bersorak dengan gembira. Di tengah keramaian itu, Hony tersenyum bahagia dan terharu. Baginya, bukan hanya piala yang membuatnya bangga, tetapi melihat anak-anaknya tumbuh menjadi individu yang kuat dan percaya diri adalah hadiah terbesar.
“Terima kasih anak-anak. Lelahku terobati dengan penampilan yang luar biasa. Dan terima kasih untuk orang tua wali murid yang terus memberikan semangat,” ucap Hony dengan bangga.

Moment itu menjadi bukti bahwa dedikasi dan cinta yang ia berikan telah mengubah hidup banyak orang, menjadikannya seorang pelatih yang tidak hanya dihormati, tetapi juga dicintai. (*)
Bermimpi Membawa Pulang Piala
Sekolah dasar selalu bermimpi untuk membawa pulang piala dari kompetisi drumband tingkat kabupaten. Sayangnya, sekolah ini sering kali harus puas di posisi belakang. Namun, semuanya mulai berubah ketika seorang pelatih baru, Hony Bachmid mengambil ali pelatih.
Hony bukanlah pelatih biasa. Ia memiliki semangat yang luar biasa dan tekad yang kuat. Namun, perjalanan mereka tidaklah mudah. Tim drumband yang ia latih terdiri dari siswa-siswi dengan kemampuan yang beragam. Beberapa di antara mereka bahkan belum pernah bermain alat musik sebelumnya.
Hony tidak menyerah. Ia mengajak para siswa untuk berlatih setiap hari, mengorbankan waktu istirahat dan liburan mereka. Dengan ketekunan dan kerja keras, ia mulai melihat perubahan. Pelan tapi pasti, irama musik mereka semakin harmonis, dan kekompakan tim mulai terbentuk.

Dengan semangat baru, tim drumband SDN 1 Bulawan tampil di kompetisi tingkat kabupaten dengan percaya diri. Mereka mampu memberikan penampilan yang memukau. Jerih payah mereka akhirnya terbayar, ketika nama sekolah mereka diumumkan sebagai pemenang juara ketiga tingkat kabupaten.
Bagi Hony, juara tiga adalah lebih dari sekadar piala. Itu adalah bukti bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, mereka mampu mengatasi tantangan dan mengukir prestasi.
“Terus semangat anak-anakku. Kalian luar biasa,” tutur Hony. (*)



