KPU Tomohon Sukses Gelar Debat Publik Kedua

TIMURTIMES.COM, Tomohon – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon menggelar Debat Publik Kedua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon Tahun 2024, Kamis (24/10/2024) di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon.
Agenda tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Jingle Pemilu KPU Tomohon dan doa bersama.
Debat ini merupakan salah satu tahapan yang harus diikuti oleh ketiga pasangan calon yang telah ditetapkan oleh KPU pada beberapa waktu lalu.
Sehingga terlihat hadir, pasangan nomor urut 1, Ir. Miky Junita Linda Wenur, M.A.P., dan Cherly Mantiri, S.H., nomor urut 2 Wenny Lumentut dan Michael Mait, serta nomor urut 3, Carrol Senduk dan Sendy Rumajar.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Tomohon Albertien G. V. Pijoh mengatakan, sangat bersyukur kepada maha besar Tuhan, karena atas berkat kesehatan dan kekuatan yang dianugerahkannya, sehingga semua proses pilkada KPU Tomohon bisa ada sampai pada saat ini.
“Kami menghormati seluruh masyarakat Kota Tomohon dan para pemilik hak pilih di manapun berada yang ikut menyaksikan siaran langsung saat ini,” kata Pijoh.
Dikatakannya, tahapan ini merupakan salah satu bagian tiga debat yang telah direncanakan, dengan disiarkan lewat media sosial KPU Tomohon dan Kawanua TV.
“Berharap seluruh rangkaian ini bisa diikuti oleh masyarakat Tomohon. Terutama diikuti oleh 79. 211 pemilih yang tersebar di 5 kecamatan, 44 kelurahan, dan 157 TPS di tiap kelurahan,” ujarnya.
Dijelaskan Pijoh, debat publik terbuka ini menjadi salah satu dari 7 metode kampanye, seperti yang tercantum dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 tentang kampanye.
“Dengan materi yang tentu seyogyanya mencakup meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyelaraskan pembangunan daerah dan nasional, memperkokoh negara kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan,” jelasnya.
Selanjutnya kata Pijoh, tujuan KPU Tomohon melaksanakan debat publik adalah menyebarluaskan profil pasangan calon, tentang visi misi mereka agar bisa tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemilih di Tomohon.
“Paling tidak, debat kali ini memberikan informasi yang komprehensif kepada pemilih, dan menjadi bahan pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihannya,” katanya.
Pijoh menambahkan, lewat debat ini juga, para pemilih bisa ikut menggali dan mengelaborasi di lingkungannya masing-masing, sesuai tema yang disusun oleh tim penyusun telah dikemas dalam bentuk pertanyaan oleh panelis.
“Debat publik kali ini memiliki tema tentang ketahanan sosial, pelestarian budaya, pengelolaan sumber daya alam, holtikultura, pelestarian lingkungan, dan perubahan iklim,” tambahnya.
“Diharapkan dari tema ini, tertuang ide dan gagasan, yang nantinya akan menjadi program aksi dari masing-masing pasangan calon,” kuncinya.
Terlihat hadir sejumlah Komisioner KPU Tomohon, diantaranya Ketua KPU, Albertien G. V. Pijoh (Ketua Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik, Wakil Divisi Perencanaan, Data dan Informasi), Rojer R. Datu (Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Wakil Divisi Hukum dan Pengawasan), Youne Y. P. Simangunsong (Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Wakil Divisi Teknis Penyelenggaraan), Deisy T. Soputan (Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Wakil Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM). Perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tomohon, para perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Partai Politik dan insan pers. (Etzar Frangky Tulung)



