Bolmong RayaJUSTISIA

Demi Lindungi Lingkungan, Tripika Tertibkan Penambang di Zona Terlarang

TIMURTIMES.COM, Boltim – Untuk mencegah terjadinya banjir yang mengancam keselamatan Desa Kotabunan – Bulawan akibat cuaca extrim beberapa pekan ini. Polres Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama Tripika Kecamatan Kotabunan, tertibkan aktivitas Masyarakat penambang, yang beroperasi di area Sediment Pond (Kolam Pengendapan) bertempat di jalan perkebunan Tapa’. Desa Kotabunan Barat (Kobar).

Kegiatan penertiban tersebut, Camat Kotabunan Idrus Paputungan, didampingi sejumlah aparat desa setempat, serta Anggota TNI – Polri, turun langsung ke lokasi, Sabtu 10 Mei 2025.

Camat Kotabunan Idrus Paputungan, saat dijumpai sejumlah awak media mengatakan jika pihaknya sudah meminta bantuan kepada pihak Perusahaan PT- Arafura Surya Alam (ASA), untuk dapat membantu Pemerintah sediakan alat excavator membenahi bagian – bagian kolam pengendapan yang rusak, akibat aktivitas masyarakat yang mengambil material di lokasi tersebut.

“Sediment Pond itu sengaja dibuat, untuk menahan lajunya air ketika hujan lebat, agar air yang turun dari sungai di area itu, masih bisa tertahan agar tidak langsung bergabung dengan sungai yang besar. Sebab, Sediment Pond itu, pungsinya bisa menjadi alat meminimalisir atau mitigasi terjadinya bencana banjir,”Jalas Paputungan.

Disamping pungsinya menahan lajunya air, Sediment Pond juga mampu menahan material – material yang dibawa air hujan agar tidak terjadi pendangkalan sungai. Dan dengan begitu, air akan berjalan secara teratur,” sambung Camat.

Camat juga menambahkan, terkai dengan penertiban itu, tidak ada kendala sebab masyarakat mau keluar dari lokasi tersebut.

“Alhamdulillah masyarakat dengan sukarela serta menyadari bahaya yang ada akibat aktivitas merekan serta keluar dari lokasi itu, untuk memberikan peluang alat perusahaan membenahi area Sediment Pont,” tutur Camat.

“Melihat mereka menggali di situ. Saya tahu mereka tidak punya pilihan, dan ini adalah potret masyarakat kita hari ini, dan menjadi pekerjaan rumah bagi kita untuk membantu mereka menyiapkan lahan pekerjaan,” tutup Idrus Paputungan. (Red)

BERITA TERKAIT

Back to top button