Hendra Abarang Pastikan Kehadiran Mabes Polri di Seminar Nasional

Hendra Abarang./Foto: Istimewa
TIMURTIMES.COM, Boltim – Dalam upaya memperkuat tata kelola pertambangan rakyat yang berkelanjutan, Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (DPC APRI) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan menggelar pelantikan pengurus masa bakti 2025-2030 yang akan di lantik langsung Ketua Umum DPP APRI Ir. Gatot Sugiharto.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional (SEMNAS) Pertambangan pada 20 Maret 2025 mendatang di Boltim. Seminar ini mengusung tema “Pertambangan untuk Kebangkitan Ekonomi & Keberlanjutan”, sebagai wujud komitmen terhadap sektor pertambangan yang ramah lingkungan dan berpihak kepada kesejahteraan rakyat.
Ketua DPC APRI Boltim, Rudolf Alwi Tubagus, menegaskan bahwa dalam seminar ini, pihaknya akan menghadirkan Direkrur Ekonomi Baintelkam Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (MABES POLRI) Brigjen Agus Kuncoro,S.Ik sebagai bagian dari upaya menciptakan regulasi yang lebih jelas dan melindungi para pelaku pertambangan rakyat dari praktik ilegal serta ketidakpastian hukum.
“Kami ingin memastikan bahwa pertambangan rakyat dapat berjalan sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran MABES POLRI dalam seminar ini sangat penting untuk memberikan pemahaman mengenai aspek hukum serta mendorong sinergi antara pemerintah, penambang, dan aparat penegak hukum,” pria yang akan disapa Alwi ini.
Pemerhati, Yaman Igirisa, juga menegaskan selain MABES POLRI, seminar ini juga akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua Umum APRI, akademisi, praktisi pertambangan, serta Dirjen ESDM RI Dr. Ing Winarno.ST.MT. Diharapkan, melalui diskusi yang mendalam, seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan dalam kebijakan pertambangan di tingkat daerah maupun nasional.
Senada dengan Yaman, Hendra Abarang.S.Hut., yang juga salah satu Pimpinan DPC APRI Boltim menilai, bahwa dalam konteks ekonomi, pertambangan rakyat telah menjadi sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap pendapatan masyarakat di wilayah Boltim dan sekitarnya. Namun, tanpa regulasi yang tepat dan penegakan hukum yang adil, sektor ini rentan terhadap eksploitasi dan permasalahan lingkungan.
“Kami ingin menghapus stigma negatif terhadap pertambangan rakyat. Jika dikelola dengan baik, pertambangan justru bisa menjadi solusi bagi kebangkitan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Inilah yang akan kami bahas dalam seminar nasional nanti,” tambah Hendra Abarang.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan para pelaku industri pertambangan untuk berkolaborasi dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada rakyat, namun tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan. Dengan kehadiran MABES POLRI, seminar ini diyakini akan membuka perspektif baru dalam tata kelola pertambangan yang lebih transparan, adil, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Sekwdar informasi, acara ini terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan yang peduli terhadap masa depan pertambangan di Indonesia. DPC APRI Boltim mengajak seluruh pihak untuk turut berpartisipasi dan memberikan kontribusi pemikiran guna menciptakan pertambangan rakyat yang lebih berdaya dan berkelanjutan.
(*/RED)



