Perkuat Kader, AMAN Sulut Latih Paralegal Masyarakat Adat

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMURTIMES.COM, Manado – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Utara (Sulut) gelar pelatihan Paralegal bagi masyarakat adat. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis hingga Minggu (5–8 Maret 2026) di Villa Robert, Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

‎Ketua Pengurus Harian (PH) AMAN Sulut, Kharisma Kurama, mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kapasitas kader muda dalam membela hak-hak masyarakat adat di wilayah Sulawesi Utara.

‎Menurutnya, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat adat yang saat ini menghadapi berbagai tantangan dan persoalan di wilayahnya.

‎“Pelatihan paralegal ini dilaksanakan, karena kami merasa kondisi masyarakat adat di Sulawesi Utara sedang tidak baik-baik saja. Karena itu, perlu mencetak kader-kader, terutama kader muda, yang tanggap membela dan aktif melayani komunitasnya,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan mencetak kader muda yang memiliki pengetahuan dasar hukum serta kemampuan advokasi untuk membantu masyarakat adat dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di wilayah adat.

‎“Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat kembali ke wilayah adat masing-masing untuk melakukan verifikasi wilayah adat, mendokumentasikan kondisi kampung, serta menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan,” ungkapnya.

‎Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi masyarakat adat yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat.

‎”Berharap, para peserta dapat kembali ke kampung halaman dan mengambil peran lebih aktif dalam membela hak masyarakat adat serta memberikan pelayanan bagi komunitasnya,” kuncinya.

‎Pelatihan ini diikuti sekitar 12 peserta yang berasal dari berbagai komunitas adat di Sulawesi Utara, di antaranya dari wilayah Minahasa, Bolaang Mongondow, Talaud, dan Sangihe.

‎Diketahui, para peserta memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari jurnalis, pemuda adat yang aktif mengorganisir masyarakat di kampung, hingga peserta yang berasal dari wilayah yang sedang mengalami konflik. (Etzar Tulung)

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Dandim Bolmong Serukan Pengabdian Nyata untuk Rakyat
Layanan Air Tersendat, Warga Bulawan Pertanyakan Keseriusan PDAM
Ketua DPRD Boltim Hadiri Peluncuran Buku “Watu Toitou” Karya Rikson Childwan Karundeng
ASA Gandeng Puskesmas, Warga Kotabunan Nikmati Layanan Spesialis Tanpa Biaya
Rahman Salehe Bantah Tudingan Narkoba, Siap Buktikan Lewat Tes Urine
Banjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Solok, Sejumlah Fasilitas Rusak
Demi Penambang Tradisional, Pemkab Boltim Dorong Penciutan WIUP PT ASA ke Kementerian ESDM
Kapolres Boltim Sambut Antusias Kepemimpinan Baru Kapolda Sulut Brigjen Yudo Hermanto
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:18 WITA

HUT ke-81 TNI, Dandim Bolmong Serukan Pengabdian Nyata untuk Rakyat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Layanan Air Tersendat, Warga Bulawan Pertanyakan Keseriusan PDAM

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:55 WITA

Ketua DPRD Boltim Hadiri Peluncuran Buku “Watu Toitou” Karya Rikson Childwan Karundeng

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WITA

ASA Gandeng Puskesmas, Warga Kotabunan Nikmati Layanan Spesialis Tanpa Biaya

Selasa, 22 September 2026 - 13:20 WITA

Rahman Salehe Bantah Tudingan Narkoba, Siap Buktikan Lewat Tes Urine

Berita Terbaru