Apel Perdana ASN Boltim 2026, Disiplin Jadi Penekanan Utama Bupati

Bupati Boltim Oskar Manoppo saat sambutan pada apel kerja perdana ASN Tahun 2026./Foto: Istimewa
TIMUR TIMES BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, memimpin apel kerja perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim tahun 2026.
Apel tersebut digelar di Lapangan Gogaluman, Tutuyan, Senin (5/1/2026), dan diikuti seluruh ASN, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparat desa se-Kabupaten Boltim.
Sebelum apel dimulai, Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, M. Iksan Pangalima, terlebih dahulu melakukan pengecekan kehadiran ASN melalui laporan langsung dari masing-masing pimpinan OPD.
Dalam arahannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan ucapan selamat natal dan tahun baru kepada seluruh ASN serta masyarakat Boltim.
“Dalam momen ini, saya pribadi dan keluarga, serta atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengucapkan selamat Natal yang telah dirayakan dan selamat tahun baru 2026 bagi kita semua,” kata Bupati Oskar.

Memasuki tahun 2026, bupati mengajak seluruh jajaran ASN untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerja demi kemajuan daerah.
“Di tahun 2026 ini, mari kita berbenah bersama-sama untuk membangun Bolaang Mongondow Timur ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Top Eksekutif Boltim ini juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan kejujuran dalam kehadiran ASN. Ditegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengantongi data riil kehadiran pada apel perdana tersebut.
“Saya harapkan tidak ada saling membantu dalam hal kehadiran, khususnya bagi pejabat eselon II. Jika tidak hadir, sampaikan tidak hadir, jangan dilaporkan hadir,” tegas bupati.

Terkait pajak aparat desa, Bupati Oskar menyampaikan kebijakan baru pemerintah daerah tahun 2026. Ia memastikan tidak akan ada lagi pemotongan gaji aparat desa untuk menutupi pajak tahun 2025 yang belum terbayarkan. Namun, kebijakan tersebut disertai syarat tegas.
“Dengan satu ketentuan, aparat desa wajib turun langsung melakukan penagihan. Apabila tidak dilakukan penagihan, maka pajak tersebut tidak akan dibayarkan oleh pemerintah daerah,” terangnya.
Di akhir sambutannya, orang nomor satu Boltim ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang hadir dan berharap seluruh proses administrasi pemerintahan tahun 2026 dapat berjalan lancar. Ia juga memastikan bahwa seluruh regulasi pendukung telah ditandatangani.
“Seluruh surat keputusan tahun 2026 telah saya tandatangani, baik terkait RKUD, bendahara pengeluaran dan penerimaan, penunjukan Bank Sulut sebagai RKUD, kuasa BUD, penandatanganan SPM dan SP2D, serta regulasi pendukung lainnya. Jika SKPD sudah siap, silakan mengajukan SPD untuk proses pembayaran gaji dan kebutuhan lainnya,” tandasnya.

Diketahui, usai apel kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pengelola website terbaik pada kategori desa dan OPD sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan informasi publik.
Pada kategori desa, penghargaan diberikan kepada Website Desa Kotabunan Selatan, Website Desa Bulawan, dan Website Desa Bongkudai. Sementara pada kategori OPD, penghargaan diraih oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kecamatan Nuangan II, serta
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Boltim.
Turut hadir pada apel kerja perdana ini, Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku, Sekda Boltim, M. Iksan Pangalima, Ketua TP-PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, para asisten, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Boltim, Ny. Fitria Umbola, serta sejumlah tenaga ahli bupati.
(Rey)



