Rutin Berdiskusi, PWI Tomohon Komit Perjuangkan Sosok Henk Ngantung

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMURTIMES.COM, Tomohon – Langkah konkret menambah wawasan jurnalis dan organisasi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon menggelar diskusi tentang draf buku sosok Henk Ngantung, Rabu (16/04/2025) di Sekretariat PWI Tomohon, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

Kepada awak media, Ketua PWI Tomohon, Hendra Mokorowu mengatakan, diskusi buku menjadi salah satu agenda rutin yang terus dilakukan PWI. Selain itu, ini juga menjadi dukungan serta apresiasi kepada Judie Turambi sebagai penulis Henk Ngantung.

“Kami PWI memberi dukungan penuh agar Henk Ngantung bisa dinobatkan sebagai tokoh pejuang dan pahlawan nasional,” ucapnya.

Menurutnya, setelah mengikuti penjelasan dari penulis, materi yang disampaikan terkait isi buku sangat baik. Walaupun ada juga masukan, tanggapan dan kritikan peserta diskusi.

“Buku ini sebagai tahapan untuk menunjukkan perjuangan dari sosok pejuang asal Tomohon,” kata Hendra.

Wartawan ManadoExpress.com itu berharap, Henk Ngantung kedepannya bisa mendapatkan pengakuan atas kiprah dan perjuangannya di negeri ini.

“Kami juga sangat mengapresiasi upaya dan kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh penulis. Apresiasi juga bagi anggota PWI Tomohon yang sudah merespons baik. Ini adalah salah satu cara untuk berkontribusi membangun Tomohon tercinta,” kuncinya.

Di waktu bersamaan, Judie Turambi mengatakan, sebagai masyarakat Tomohon merasa bangga dan penuh apresiasi kepada Henk Ngantung dalam berbagai aktivitas di bidang pemerintahan dan seni.

“Contoh prestasinya di pemerintahan, pada satu masa dia menjadi Wakil Gubernur dan Gubernur. Bahkan banyak karyanya yang melegenda,” katanya.

“Di masa sesudah Indonesia merdeka, kita akan diisi dengan ornamen-ornamen kota. Dan, Ngantung hadir untuk mengisi alam berpikir Soekarno. Bahwa, Jakarta harus diperindah,” lanjutnya.

Dijelaskan Turambi, dari karya Ngantung juga banyak berbauh perjuangan. Ketika ia hadir dalam penandatanganan perjanjian Renville 17 Januari 1948 di atas kapal perang Amerika Serikat, USS Renville, yang pada saat itu berlabu di Tanjung Priok, Jakarta.

“Kemudian ia hadir dalam perjanjian antara Belanda dan Indonesia di Lingkar Jati. Ia menulis dan merekam langsung situasi. Itu membuktikan Heint Ngantung memiliki jiwa nasionalisme yang sangat tinggi,” jelas Judie.

“Untuk itu kami sebagai anak bangsa, memberikan apresiasi dalam bentuk memperjuangkannya menjadi pahlawan nasional,” kuncinya.

Terlihat hadir, pengurus PWI Sulawesi Utara (Sulut), serta anggota dan pengurus PWI Tomohon. (Etzar Frangky Tulung)

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Dandim Bolmong Serukan Pengabdian Nyata untuk Rakyat
Layanan Air Tersendat, Warga Bulawan Pertanyakan Keseriusan PDAM
Ketua DPRD Boltim Hadiri Peluncuran Buku “Watu Toitou” Karya Rikson Childwan Karundeng
ASA Gandeng Puskesmas, Warga Kotabunan Nikmati Layanan Spesialis Tanpa Biaya
Rahman Salehe Bantah Tudingan Narkoba, Siap Buktikan Lewat Tes Urine
Banjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Solok, Sejumlah Fasilitas Rusak
PWI Boltim dan PT ASA Dorong Literasi Media Siswa Lewat Pelatihan Jurnalistik
Demi Penambang Tradisional, Pemkab Boltim Dorong Penciutan WIUP PT ASA ke Kementerian ESDM
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:18 WITA

HUT ke-81 TNI, Dandim Bolmong Serukan Pengabdian Nyata untuk Rakyat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Layanan Air Tersendat, Warga Bulawan Pertanyakan Keseriusan PDAM

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:55 WITA

Ketua DPRD Boltim Hadiri Peluncuran Buku “Watu Toitou” Karya Rikson Childwan Karundeng

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WITA

ASA Gandeng Puskesmas, Warga Kotabunan Nikmati Layanan Spesialis Tanpa Biaya

Selasa, 22 September 2026 - 13:20 WITA

Rahman Salehe Bantah Tudingan Narkoba, Siap Buktikan Lewat Tes Urine

Berita Terbaru