
Foto: Yanes Posumah saat memantau penurunan daging babi dari kendaraan kontainer
TIMURTIMES.COM, Tomohon – Daging babi secara umum, bagi masyarakat Kota Tomohon menjadi salah satu makanan khas yang tak bisa terpisahkan. Bisa menjadi bahan utama dalam berbagai macam olahan, yang sangat diminati oleh orang tomohon.
Hingga hari ini, terpantau daging babi masih berada pada posisi harga yang cukup tinggi. Satu kilogram diberi harga 135-145 ribu. Uniknya, banyak masyarakat yang tetap mencari dan membelinya.
Sehingga, salah satu upaya menekan harga daging, Pemerintah Kota Tomohon melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar Beriman Tomohon, menyuplai daging babi dari Provinsi Bali, atau lebih dikenal Pulau Dewata.
Direktur Utama PD Pasar, Yanes Posumah, mengatakan dan meminta untuk bisa didoakan, karena baru sekarang daging babi dari Bali masuk di Kota Tomohon.
“Kondisi daging ini, bagus-bagus.
Ini semua sudah ada perijinan dari sana. Baru mereka juga ada ijin resmi di sini lewat Dinas Pertanian Kota Tomohon. Mereka yang mengeluarkan ijin kalau terkait hal seperti itu,” kata Posumah kepada media ini, Selasa (30/07/2024) di ruang kerjanya.
Dikatakannya, stok daging ini masuk di tomohon kemarin hari, Senin 29 Juli, dengan berat 10 ton. Tapi menurut mereka, semua persediaan langsung habis.
“Minggu depan juga, sebelum hari besar pengucapan syukur di tomohon, akan masuk lagi sebanyak 10 ton. Ini akan memastikan daging babi akan tersedia. Agar supaya, harganya tidak terlalu tinggi,” ucapnya.
Menurutnya, ketersediaan daging di tomohon memang cukup banyak. Walaupun pedagangnya sedikit, tapi bisa mencukupi. Masalahnya sekarang, harganya terlalu tinggi.
“Bayangkan, dulu harga satu kilogram hanya 50-60 ribu. Sekarang harganya 135-140 ribu. Nah, menjelang pengucapan bisa saja harganya akan lebih baik. Jadi sebenarnya, masuknya stok babi dari Bali ini, itu salah satunya menjadi keuntungan bagi masyarakat. Karena bisa mengendalikan harga,” ungkap Yanes.
Menurut Posumah juga, harga satu kilo yang dibawa mereka harganya 90 ribu, dengan kondisi daging yang sudah bersih, tidak ada isi perut dan mereka hanya membelah dua satu ekor daging babi tersebut.
“Ini juga masuk di Sulawesi Utara, salah satunya di Tomohon. Kemarin, mereka katakan sudah ada orang Manado yang membeli 1 ton. Tapi 10 ton itu sudah langsung habis terjual kemarin,” sebutnya.
“Kami sebagai bagian dari pemerintah kota, kalau boleh waktu itu akan disalurkan, bisa bersama-sama dengan kami. Kami akan mengawasi harganya. Jangan sampai, mereka mengambil dengan harga 90 ribu, kemudian dijual para pedagang dengan harga 135 ribu, karena ingin banyak keuntungan. Itu akan sama saja dan percuma,” pintanya.
Posumah menambahkan, akan berkomunikasi dengan pimpinan dalam hal ini Wali Kota Tomohon, kalau misalnya dari pemerintah kota atau dari pasar sendiri bisa mengadakan operasi di pasar. Mereka yang akan beli dan jual kepada masyarakat dengan harga terkontrol.
“Tentunya, harapan kami dengan adanya stok daging ini, harganya tidak akan terlalu melonjak tinggi. Karena, daging babi ini adalah makanan kesukaan masyarakat Sulut, apalagi di Kota Tomohon,” kuncinya. (Etzar Frangky Tulung)



