Doa Tulus Kepala Sekolah untuk Pemimpin Totabuan Timur
Saat Doa Guru Menguatkan Langkah Pemimpin Boltim

Kepsek SDN 1 Bulawan, Fitrianty Mokodompit, para guru dan siswa saat memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Boltim Oskar Manoppo./Foto: Istimewa
Catatan: Matt Rey Kartorejo
HARI ITU, waktu seakan berjalan lebih perlahan di Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Angin pagi membawa kabar bahagia, menyusuri lereng dan pesisir, mengetuk pintu-pintu harapan masyarakat.
Hari Ulang Tahun ke-54 Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, bukan sekadar penanda bertambahnya usia, melainkan sebuah peristiwa batin yang menyatukan doa, harap, dan cinta rakyat kepada pemimpinnya.
Ucapan selamat mengalir laksana sungai yang tak pernah kering. Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Boltim, organisasi kemasyarakatan, para tokoh, hingga masyarakat biasa, semua menyatukan suara dalam satu niat baik. Di dunia pendidikan, doa itu pun bergema dari ruang-ruang kelas yang penuh cahaya ilmu. Kepala Sekolah SDN 1 Bulawan, Fitrianty Mokodompit, turut menautkan harapannya pada langit, memohonkan kesehatan dan kekuatan bagi orang nomor satu di Boltim.
Dengan tutur yang tulus, ia menyampaikan doa agar Bupati Oskar Manoppo senantiasa diberi petunjuk Ilahi dalam mengemban amanah besar memimpin daerah tercinta. Sebab memimpin bukan hanya soal kebijakan, tetapi tentang menjaga denyut kehidupan rakyat, menyalakan semangat, dan merawat mimpi-mimpi kecil yang tumbuh di tanah Totabuan Timur.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam memimpin daerah tercinta menuju Boltim yang lebih maju, sejahtera, dan bercahaya,” ucapnya lirih namun penuh makna, Senin, 12 Januari 2026.

Ajakan pun menggema di SDN 1 Bulawan. Para guru dan siswa bersatu dalam ucapan, menyulam doa dengan kepolosan dan ketulusan. Dalam kebersamaan itu, tersirat harapan besar: agar Bupati Oskar Manoppo selalu berada dalam lindungan Allah SWT, diberi umur yang berkah, dan kekuatan untuk membawa Boltim bangkit, melangkah pasti menuju masa depan yang lebih terang.
Di hari ulang tahunnya, doa-doa itu menjadi cahaya. Dan Boltim pun percaya, pemimpinnya akan terus melangkah, bersama rakyat, dalam irama pengabdian yang tak pernah usai. (*)



