CERPEN/PUISI

Ketika 2026 Mengetuk Pintu Harapan

Ilustrasi./Foto Produksi Meta AI

DI AMBANG pagi yang baru lahir,

2026 mengetuk pelan pintu waktu,

membawa cahaya dari sisa-sisa ragu,

dan janji yang tumbuh dari luka lalu.

Kami menanam doa di tanah harapan,

disiram sabar, disinari keyakinan,

agar esok lebih ramah pada mimpi,

dan langkah tak lagi gemetar sendiri.

Biarlah gagal menjadi guru yang jujur,

biarlah jatuh menguatkan lutut yang rapuh,

sebab setiap bangkit adalah bukti,

bahwa harapan tak pernah benar-benar pergi.

Tahun baru, hati diperbarui,

niat dirapikan, arah dipahami,

kami berjalan, tak selalu cepat,

namun setia pada tujuan yang tepat.

Wahai 2026, terimalah kami,

dengan keberanian yang terus belajar,

semoga damai lebih sering singgah,

dan harapan menemukan rumahnya yang benar.

(Rey)

BERITA TERKAIT

Back to top button

badak88

dazbet

rajajp88

hokigacor

slot88

slot777

slot gacor

idnslot