Menjemput Rezeki di Ujung Fajar

Foto: Pixabay
TIMUR TIMES.COM – Fajar merekah di ufuk timur, menyibak gelap yang semalam tertidur. Embun bertabur di daun-daun muda, mengiring langkah yang penuh asa.
Dengan doa yang lirih terucap, kutapaki jalan saat langit masih temaram. Angin pagi menyapa wajah, membawa harapan yang tak pernah lelah.
Burung-burung bernyanyi riang, seolah memberi semangat untuk berjuang. Keringat yang jatuh bukanlah beban, melainkan benih bagi masa depan.
Di setiap langkah menggais rezeki, tersimpan ikhtiar dan ketekunan hati. Karena rezeki bukan sekadar harta, tetapi berkah yang hadir bersama usaha.
Maka kusambut pagi dengan syukur, meski jalan kadang terasa tak terukur. Sebab mentari mengajarkan setiap hari, bahwa harapan selalu terbit kembali.
(Matt Rey)



