Oskar Manoppo, Samsudin Dama, dan Lembar Baru di Timur Totabuan

Catatan: Matt Rey Kartorejo
SELASA, 11 November 2025, di ufuk timur Bolaang Mongondow Timur, embun pagi seolah menyingkap tirai sejarah. Di gedung megah tempat para wakil rakyat bersidang, udara bergetar oleh semangat dan doa. Hari itu, setelah berbulan-bulan perdebatan, musyawarah, dan penyerapan aspirasi rakyat di setiap jengkal tanah Boltim, lahirlah satu keputusan agung: penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
APBD ini bukan sekadar angka dalam lembaran kertas; ia adalah nadi kehidupan baru bagi pemerintahan yang dipimpin oleh Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, duet kepemimpinan yang membawa harapan segar bagi rakyat Boltim.
APBD tahun ini merupakan produk dari pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo V Sumaiku.
Di sisi lain, lembar sejarah politik daerah pun mencatat, bahwa keputusan penting ini adalah karya perdana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim periode 2024–2029, di bawah kendali tenang namun tegas dari Hi. Samsudin Dama, ST., ME., sang Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Partai NasDem.

Namun takdir memiliki caranya sendiri untuk menyulam kebetulan menjadi simbol. Sebab hari bersejarah itu jatuh bersamaan dengan Hari Ulang Tahun ke-14 Partai NasDem, partai yang bernafas dengan semangat restorasi dan perubahan.
Dengan mata berbinar dan suara yang menggema lembut, Samsudin Dama menuturkan, “Momentum ini adalah kado istimewa bagi NasDem. Tak sering sejarah mempertemukan dua peristiwa sakral dalam satu hari: penetapan APBD dan hari lahir partai kami. Bahkan Pak Bupati Oskar Manoppo turut menyampaikan ucapan selamat dengan penuh sukacita, sebuah tanda bahwa harmoni dapat tumbuh di antara tanggung jawab dan rasa syukur.”
Dan demikianlah, di tanah timur Boltim, politik dan perayaan berpadu dalam satu harmoni: antara kerja keras dan doa, antara rakyat dan pemimpinnya. (*)



