Warga Terharu, Kapolres Boltim Buktikan Kepedulian Tak Hanya Sebatas Kata
Saat Kepedulian Menjadi Bahasa yang Dipahami Semua Orang

Foto: Istimewa
Oleh: Matt Rey Kartorejo
DI TENGAH hiruk-pikuk kehidupan yang sering kali dipenuhi kabar tentang perbedaan dan jarak, masih ada kisah-kisah sederhana yang mampu menghangatkan hati banyak orang. Kisah tentang kepedulian, tentang tangan yang memberi tanpa pamrih, dan tentang kebersamaan yang terus dirawat demi kebaikan bersama.
Momentum Iduladha tahun ini menghadirkan sebuah cerita yang membekas di hati masyarakat Desa Buyat Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Kapolres Bolaang Mongondow Timur, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan seekor hewan kurban untuk masyarakat setempat. Hewan kurban tersebut diserahkan langsung di halaman Mapolres Boltim sebelum kemudian disalurkan ke Masjid Al-Mujtahid Buyat Satu.
Bagi sebagian orang, seekor hewan kurban mungkin hanya sebuah bantuan. Namun bagi masyarakat Buyat Satu, kehadiran bantuan itu membawa makna yang jauh lebih dalam. Ia menjadi simbol perhatian, jembatan silaturahmi, sekaligus bukti bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang tulus.

Rasa haru dan syukur pun mengalir dari masyarakat. Sangadi Buyat Satu, Chandra Setiawan Modeong, menyampaikan apresiasi yang begitu mendalam. Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga, ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kedermawanan yang telah diberikan oleh Kapolres Boltim beserta jajarannya.
Menurut Chandra, bantuan tersebut bukan sekadar daging kurban yang nantinya dibagikan kepada masyarakat. Lebih dari itu, terselip pesan kebersamaan yang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ada rasa aman yang tumbuh, ada semangat gotong royong yang kembali disegarkan, dan ada keyakinan bahwa kebersamaan akan selalu menjadi kekuatan terbesar dalam membangun daerah.
Dalam setiap untaian kata yang disampaikannya, terselip doa-doa tulus. Ia berharap Allah Swt membalas segala kebaikan yang telah diberikan dengan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian. Doa itu melambung bersama harapan agar hubungan baik yang telah terjalin antara Polres Boltim dan masyarakat Buyat Satu terus tumbuh, semakin erat, dan senantiasa membawa manfaat bagi semua.

Resonansi kebaikan itu bahkan menggema hingga ke ruang-ruang digital. Warga yang menyaksikan kabar tersebut turut mengungkapkan rasa syukur. Sederhana, namun penuh makna. “Alhamdulillah,” tulis mereka. Sebuah kata yang mewakili rasa bahagia atas hadirnya kepedulian yang nyata.
Karena pada akhirnya, keamanan bukan hanya tentang menjaga wilayah tetap kondusif. Keamanan juga lahir dari hati yang saling peduli, dari tangan yang saling membantu, dan dari kebersamaan yang terus dirawat. Semoga semangat sinergitas antara Polri dan masyarakat seperti yang terjalin di Buyat Satu senantiasa menjadi cahaya yang menerangi jalan menuju kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan. (*)



