TerkiniTomohon

Berlumut Hitam, Menara Alfa Omega Terabaikan

TIMURTIMES.COM, Tomohon – Kota Tomohon dikenal sebagai daerah yang memiliki tempat pariwisata yang cukup banyak dikenal. Baik di daerah, nasional dan internasional. Di dalamnya juga, terdapat ikon Menara Alfa Omega (AO) yang menjadi daya tarik kota sejuk tomohon.

Fakta saat ini, di lokasi Menara AO kondisinya cukup memprihatinkan, seakan tidak diperhatikan dan diabaikan. Terpantau sejak satu bulan terakhir, ikon religius yang menjadi wajah orang tomohon ini sudah banyak berlumut dan keramiknya (tehel, red) rusak.

Tujuan pembangunannya, sebenarnya adalah untuk menjadikan Menara AO sebagai ikon Kota Tomohon, menunjang sektor pariwisata, menambah ruang publik untuk masyarakat umum, dan menjadikan taman di kawasan Menara Alfa Omega sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Akan tetapi, hingga hari ini kondisinya yang kotor tak terawat menjadi tontonan setiap hari di bangunan yang terletak di jantung kota pendidikan. Ikon yang didirikan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu pun, menjadi pertanyaan besar masyarakat Kota Tomohon.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang masyarakat. Johnny Orah mengatakan, ikon tersebut dibangun oleh pemerintah tomohon yang sumbernya dari uang rakyat.

“Bangunan ini sebenarnya hasil dari pemerintahan yang lalu. Itu juga hasil dari uang rakyat. Sumbernya dari rakyat, yang ditetapkan APBD. Sangat disayangkan sudah dibangun, tapi kemudian tidak dipelihara dengan baik,” katanya Senin, (16/09/2024) di rumah kopi Kitsang Tomohon.

“Artinya pemerintah tomohon sebenarnya harus ada perhatian khusus, terhadap sarana-sarana yang ada di kota tomohon, untuk bagaimana menjaga kelestariannya. Jangan kemudian ada terkesan diabaikan,” lanjutnya.

Orah mengatakan, faktanya kalau melihat sekarang, Menara AO ini hanya mentereng di nama saja. Seharusnya jangan terkesan seperti itu. Padahal ini untuk nama baik orang tomohon, di dalamnya juga ada pemerintah.

“Karena itu tidak terpelihara dengan baik, kami orang tomohon sangat menyayangkan itu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, atau lewat pemerintahan kedepannya itu bisa mendapat perhatian khusus,” ungkapnya.

Mewakili masyarakat tomohon, Orah berharap bangunan tersebut secepatnya akan mendapat perhatian dari pemerintah.

“Ada orang bilang bahwa, membangun atau mendirikan lebih gampang dari pada menjaga dan memelihara,” kuncinya.

Pantauan media Timurtimes.com, sampai saat ini Menara AO masih terlihat banyak lumut, bahkan warnanya sudah tidak hijau lagi melainkan berwarna coklat dan hitam. (Etzar Frangky Tulung)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Back to top button