
TIMURTIMES.COM, Tomohon – Para atlet di Kota Tomohon sepertinya berada di masa-masa suram. Salah satunya, Alexander Nangka, atlet renang yang berhasil mengharumkan nama Kota Tomohon di kancah nasional yang harus mengeluarkan kocek sendiri untuk mengikuti kejuaraan.
Selang 12-14 Januari 2024, Siswa SD GMIM 2 Kakaskasen ini, mengikuti kejuaraan Danlanal Cirebon Navy Open Finsswemming dan berhasil menyabet 4 medali emas di nomor 500 meter Laut, 50 meter Bifins, 50 meter Surface dan 50 meter Kick.
Sungguh suatu prestasi membanggakan dan membawa nama Kota Tomohon dikenal luas. Sayangnya, perjuangan atlet potensial ini tanpa dukungan pemerintah melalui cabang olahraga maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tomohon.
Mengetahui hal ini, Ir. Miky Junita Linda Wenur, M.A.P., Ketua KONI Tomohon periode 2016-2022 mengaku kaget dan prihatin masih ada saja atlet berprestasi yang tidak diperhatikan pemerintah.
”Prestasi ini patut kita apresiasi. Saya teringat ketika menjabat Ketua KONI Kota Tomohon yang banyak berinteraksi dengan atlet, menerima keluhan, mendengarkan kenangan pahit maupun manis ketika menjadi atlet,” kata Miky Wenur yang selama kepemimpinannya di KONI Tomohon memberikan prestasi dua kali peringkat keempat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang belum pernah disamai Ketua KONI lainnya di Kota Tomohon.
Prestasi Alexander Nangka, yang adalah putra dari Arianto Nangka dan Ivonne Minggu ini membuat Miky Wenur bangga dan terharu karena selain membanggakan orang tua juga membawa harum nama daerah tercinta, Kota Tomohon.
”Tetap semangat, terus berjuang menggapai impian, tetap andalkan Tuhan dalam setiap langkah dan upaya yang dilakukan,” tukas Miky Wenur saat bersua dengan si atlet dan orang tua dalam satu kesempatan belum lama berselang.
Ivonne Minggu, orang tua Alexander mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Miky Wenur yang telah memberikan apresiasi langsung dan terus memberikan motivasi, kendati sudah tidak menjabat Ketua KONI Tomohon.
”Sejak lalu, Ibu Miky memang selalu memperhatikan nasib atlet. Atlet-atlet renang selama Ibu Miky menjabat Ketua KONI, selalu diperhatikan. Dan, bukan hanya atlet renang tapi semua cabang olahraga,” kata Ivonne Minggu. (Etzar Frangky Tulung)



