Rapat Strategis DPRD Boltim Bahas Masa Depan Pelayanan Damkar

Foto: Istimewa
TIMUR TIMES, Boltim — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunjukkan respons cepat terhadap pelayanan publik, khususnya sektor penanggulangan kebakaran. Senin (3/8/2026), DPRD Boltim menggelar rapat penting bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), bertempat di ruang rapat Wakil Ketua DPRD Boltim.
Pertemuan strategis utu dipimpin langsung oleh pimpinan dan anggota DPRD Boltim, serta dihadiri oleh Sekretaris Satpol PP dan Damkar, Stenly Budiman, bersama Kepala Bidang Damkar, Adrianus H. Manoppo.
Dalam rapat tersebut, fokus utama pembahasan diarahkan pada evaluasi kendala teknis yang dihadapi oleh satuan pemadam kebakaran di lapangan. Pimpinan dan anggota DPRD secara mendetail meminta penjelasan terkait kendala operasional yang selama ini terjadi, sekaligus melacak keberadaan unit mobil pemadam kebakaran serta sejauh mana progres perbaikan armada tersebut.
Langkah ini diambil demi memastikan bahwa pelayanan dasar bagi masyarakat terkait penanganan darurat kebakaran dapat kembali berjalan optimal tanpa hambatan berarti.
Menindaklanjuti temuan dalam rapat, pimpinan dan anggota DPRD Boltim meminta pihak Satpol PP dan Damkar untuk segera merinci secara komprehensif segala kebutuhan mendesak yang diperlukan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas personil hingga kebutuhan anggaran operasional.
Rincian tersebut nantinya wajib dipresentasikan kembali di hadapan Badan Anggaran (Banggar) serta seluruh pimpinan dan anggota DPRD Boltim sesuai dengan jadwal rapat yang telah ditetapkan pada minggu kedua bulan Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut, sejumlah pernyataan tegas disampaikan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Boltim demi menggarisbawahi urgensi masalah.
Ketua DPRD Boltim, Samsudin Dama, Menyatakan secara tegas kesiapannya dalam membawa jiwa dan raga untuk mengawal dan menuntaskan persoalan pelayanan dasar masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Boltim, Medy Lensun, menilai persoalan armada dan kesiapsiagaan damkar sudah sangat urjen (darurat/mendesak) sehingga harus segera diselesaikan sesegera mungkin.
Ketua Komisi I DPRD Boltim, Wilken Rareho, berujar, selaku komisi yang menjadi mitra kerja langsung Satpol PP dan Damkar, dirinya meminta agar dilakukan pendataan ulang (inventarisasi) terhadap personil maupun armada yang sudah terlatih dan siap ditugaskan. Terkait kesejahteraan personil dan armada, Wilken memastikan solusi terbaik akan segera dicarikan.
Pada intinya, seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menyatakan siap memberikan support penuh terhadap seluruh kebutuhan operasional maupun infrastruktur Damkar.
Dikabarkan sebagai tindak lanjut cepat, DPRD Boltim akan segera menjadwalkan kembali rapat lanjutan guna melihat skema kebutuhan operasional armada damkar yang akan dipresentasikan langsung oleh pihak Damkar Boltim. Langkah taktis ini dinilai krusial agar tidak ada lagi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di kemudian hari, serta memastikan armada damkar selalu dalam posisi siap sedia (standby) bilamana sewaktu-waktu terjadi kebakaran, penanganan darurat bisa langsung segera teratasi. (Rey)



