Secara Simbolis, Polres Boltim Salurkan Bansos Bagi Warga Terdampak Covid-19

0
26

Boltim, TimurTimes.com – Bantuan Sosial (Bansos) dari Sekretariat Presiden Republik Indonesia (RI), melalui Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), disalurkan, Selasa (14/9/2021).

Bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19 itu, disalurkan secara simbolis di Mako Polres Boltim, Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan.

Berdasarkan surat Kapolda Sulawesi utara Nomor : B/1363/IX/LOG.3.13.1./2021 tanggal 08 September 2021 tentang petunjuk teknis pengambilan beras bantuan PPKM dari Sekretariat Presiden Republik Indonesia dengan total Bansos berupa beras sebanyak 12 ton (12.000 kg) kepada Polres Boltim.

Diketahui, Bansos diberikan langsung di seluruh Polsek yang ada di Kabupaten Boltim. Polres Boltim sebanyak 4. 740 Kg, Polsek Kotabunan 1.590 kg, Polsek Modayag 2.810 kg, Polsek Nuangan 1.770 kg, Polsek Tutuyan 1.090 kg.

Pada kesempatan itu, Kapolres Boltim Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Irham Halid S.I.K., mengatakan Bansos ini disalurkan kepada 700 Kepala Keluarga (KK), oleh sekretariat Presiden RI.

“Sesuai dengan data Babinkamtibmas yang ada di wilayah hukum Polres Boltim, ada sekitar 700 kepala keluarga calon penerima bansos. Bantuan sosial ini, diberikan oleh sekretariat Presiden RI kepada masyarakat miskin yang terkena dampak covid-19,” ucap Kapolres Boltim.

Ia berharap, agar bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran, dan
jangan sampai ada duplikasi bantuan, karena bantuan ini juga di laksanakan oleh TNI AD yang ada di wilayah Kabupaten Boltim.

“Kiranya bantuan ini dilaksanakan tepat sasaran, jangan sampai ada duplikasi bantuan karena bantuan ini juga di laksanakan oleh TNI AD yang ada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan tetap mempedomani protokol kesehatan,” tegasnya.

Dikatakan Kapolres, penyaluran Bansos dilakukan secara simbolis yang di serahkan kepada Kapolsek jajaran Polres Boltim.

Baca Juga:   Polisi Ungkap Perdagangan Minuman Beralkohol tanpa Izin

“Penyerahan sembako ini merupakan salah satu jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease sesuai arahan Presiden Republik Indonesia,” tutur Irham.

Tujuannya, lanjut Kapolres pembagian Bansos untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat miskin yang terdampak wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Boltim. Jenis bantuan sembako berupa paket beras sebanyak 10 kg setiap keluarga miskin.

“Mengingat adanya anjuran dari pemerintah untuk social distancing, maka penyaluran bantuan tidak diperkenankan dilaksanakan dengan cara mengumpulkan masyarakat  di satu area. Penyaluran akan dilakukan oleh personil Polsek jajaran dengan mendatangi kediaman masyarakat miskin serta pendokumentasian,” sambungnya.

Perwira dua melati ini menambahkan, penyaluran bantuan sembako merupakan salah satu upaya bagi masyarakat yang terkena dampak Covid – 19.

“Situasi darurat saat ini, mengharuskan pemerintah dalam hal ini Sekretariat Presiden RI memberikan bantuan Bansos sehingga dapat mewujudkan performa yang Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif dan Responsif untuk menjangkau masyarakat melalui kebijakan dan program-programnya pemerintah Republik Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Boltim AKBP Irham Halid, WakaPolres Boltim Komisaris Polisi (Kompol) Hadisiswoyo Gobel, Kepala Bagian (Kabag) Sumda Polres Boltim Kompol Drs., Johny Lantang, Kasat Lantas Polres Boltim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jaya Sombala, Kasat Binmas Polres Boltim Iptu Sriyono, Kasat Intelkam Polres Boltim Ipda Rendy Siap, para Kapolsek jajaran Polres Boltim.

Penulis: Gafur Sarundayang