Minahasa RayaPEMERINTAHANTerkini

Tatap Pilkada 2024, Beringin Tomohon Rapatkan Barisan

TIMURTIMES.COM, Tomohon – Tatap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Partai Golkar Kota Tomohon terus melakukan konsolidasi merapatkan barisan. Pengurus, kader dan simpatisan optimis beringin akan memperoleh kemenangan dan memimpin untuk menjadikan tomohon maju, terpercaya, dan sejahtera.

Sejumlah pentolan Golkar seperti Piet H.K Pungus S.Pd., Stenly Lasut, Gerard Jonas Lapian, S.E., M.A.P., Jimmy Wewengkang, Toar Polakitan, S.E., Donald Pondaag, Thonny Salawati, Jemmy Supit, S.Sos., meminta kepada para pengurus, kader, serta simpatisan untuk bergerak dan memberi pemahaman kepada masyarakat.

‘’Kami kira, masyarakat Tomohon sudah tahu dan bisa melihat perbedaan kondisi saat Golkar memimpin waktu lalu dan kepemimpinan saat ini,’’ kata Pungus, diamini tiga personil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon dari Fraksi Partai Golkar, Jimmy Wewengkang, Toar Polakitan, S.E., Donald Pondaag, dan Stenly Tololiu.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tomohon Ir. Miky Junita Linda Wenur, M.A.P., yang akan dimajukan Partai Golkar sebagai calon Wali Kota mengajak seluruh komponen untuk menyambut pesta demokrasi Pilkada Tomohon 2024 dengan riang gembira.

‘’Jangan saling sikut, menjelek-jelekkan, apalagi fitnah. Mari kita bangun Tomohon dengan penuh kesejukan, adil, merata, tidak membeda-bedakan suku, agama, bahkan warna-warni politik,’’ kata Miky Wenur.

Ditanya soal calon pendampingnya di Pilkada nanti, istri dari Anggota DPD RI/MPR RI Senator Ir. Stefanus B.A.N Liow, M.A.P., ini mengatakan, di Partai Golkar ada mekanismenya.

Menurutnya, ada mekanisme survey yang dijalankan. Setelah selesai dengan survey Calon Wali Kota, Miky Wenur sebagai calon satu-satunya, Partai Golkar segera masuk dalam survey pasangan.

‘’Ya, ada sejumlah nama. Selain yang sudah disebut-sebut waktu lalu, ada juga nama lain. Kita tunggu saja siapa calon yang akan mendampingi saya nanti,’’ tukas Miky Wenur seraya meminta kepada pengurus, kader, dan simpatisan untuk menunggu mekanisme yang sementara dijalankan partai. (Etzar Frangky Tulung)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Back to top button