Tingkatkan Silaturahmi, Rukun Keluarga Mamonto Dibentuk

0
212

Boltim, TimurTimes.com- Rukun Keluarga Mamonto (RKM) se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), terbentuk. Sebagai ajang silaturahmi dan meningkatkan hubungan keluarga, jadi tujuan dibentuknya RKM BMR.

Hal ini dikatakan Ketua RKM, Arsad Mamonto saat dikonfirmasi media ini, Kamis (9/9/2021).

“Tujuan dibentuknya Rukun Mamonto adalah sebagai ajang silaturahmi dalam bentuk arisan dan kegiatan lain yang disepakati bersama. Rukun ini dibentuk dalam rangka meningkatkan hubungan Keluarga Mamonto maupun yang tergabung dalam Rukun Mamonto yang selama ini kadang bertemu satu sama lain, dimana saling berjauhan tempat tinggal, status sosial dan latar belakang kehidupan yang berbeda beda,” kata Arsad dilansir dari TotabuanExpress.co.id.

Arsad menuturkan, saat ini pihaknya lagi mempersiapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) untuk legalitas organisasi tersebut.

“Langkah kedepan rukun ini, kami sementara mempersiapkan AD/ART untuk pengurusan legalitas formal sebagai suatu organisasi kemasyarakatan yang terdaftar,” terang pria yang akrab disapa Papa Indri ini.

Sementara itu, Penasehat Rukun Keluarga Mamonto se- BMR, Samsudin Dama berujar, dibentuknya RKM tersebut untuk mempererat tali silaturahmi biar anak cucu kedepan saling mengenal satu sama lain.

“Ini adalah bentuk mempererat, mendekatkan dan memperkenalkan kepada anak cucu yang ada di mana-mana. Nah dengan adanya ini (Rukun Keluarga Mamonto, red) lebih mempererat tali silaturahmi antara anak-anak agar supaya bisa saling mengenal,” ungkap pria yang akrab disapa Sadam ini.

Sadam mengharapkan dengan terbentuknya Rukun Keluarga Mamonto itu, tali silaturahmi akan terus terpupuk sebagaimana diharapkan.

“Saya berharap juga ke depan agar supaya silaturahmi ini berjalan terus karena sekarang masih dibatasi sebab PPKM, jadi pertemuan masih dibatasi.¬† Tetapi tetap silaturahmi jalan terus tiap bulan,” pungkasnya.

Diketahui, Rukun Keluarga Mamonto  se-BMR ini, terbentuk sejak 5 Juli 2021 di Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Penulis: Gafur Sarundayang