Resmi Dibuka Bupati Oskar, Ramadhan Festival Boltim Jadi Motor Ekonomi Lokal

Bupati Boltim Oskar Manoppo saat sambutan pada acara Festival Bolaang Mongondow Timur Tahun 2026 di lapangan Pondabo Tutuyan./Foto: Istimewa
TIMUR TIMES.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Pemkab Boltim) resmi menggelar Ramadhan Festival Bolaang Mongondow Timur Tahun 2026.
Kegiatan yang dihelat di Lapangan Pondabo, Kecamatan Tutuyan itu, dibuka langsung oleh Bupati Oskar Manoppo, Sabtu (28/2/2026).
Festival Ramadhan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara nilai-nilai religius, kreativitas generasi muda, serta penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sejak sore hari, masyarakat tampak memadati area kegiatan, menikmati beragam sajian kuliner, produk lokal, hingga rangkaian acara bernuansa Islami.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa Ramadhan Festival bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Ramadhan Festival ini bukan hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga ruang ekspresi generasi muda, ajang kreativitas, serta wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal,” ujar bupati.

Ditekankan bahwa pentingnya menjadikan festival tersebut sebagai ekosistem ekonomi yang produktif. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya berjualan, tetapi juga membangun jejaring usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pasar.
“Festival ini harus menjadi ruang promosi, ruang transaksi, sekaligus ruang kolaborasi. Harapannya, UMKM Boltim dapat merasakan dampak ekonomi secara langsung, mulai dari peningkatan omzet hingga peluang usaha yang lebih luas,” kata Bupati Oskar.
Bupati Oskar juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong UMKM agar mampu naik kelas.
Salah satunya melalui dukungan regulasi, pendampingan usaha, serta penyediaan ruang-ruang promosi seperti Ramadhan Festival.

Bupati berharap, ke depan Ramadhan Festival Bolaang Mongondow Timur dapat berkembang menjadi agenda unggulan daerah yang tertata lebih baik, berskala lebih besar, dan memiliki daya tarik regional.
“Kalau dikelola dengan konsisten dan profesional, festival ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus penguat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” tutur bupati.
Selain menjadi ajang ekonomi, festival ini juga diisi dengan berbagai kegiatan religi dan budaya, seperti lomba keagamaan, penampilan seni Islami, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.
Kehadiran generasi muda dalam berbagai peran dinilai menjadi kekuatan utama festival tersebut.
Acara pembukaan Ramadhan Festival Boltim 2026 turut dihadiri Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga ahli bupati, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Ramadhan Festival Boltim 2026 diharapkan mampu menjadi simbol sinergi antara nilai spiritual, kreativitas anak muda, dan kebangkitan ekonomi lokal di Bolaang Mongondow Timur. (Rey)



