Pilkada 2024, Masyarakat Tomohon Utara Satu Komando Menangkan Miky Wenur

TIMURTIMES.COM, Tomohon – Tidak lama lagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar. Pada 27 Agustus mendatang, sudah akan masuk dalam tahapan pendaftaran pasangan calon.
Terkait itu, masyarakat, kader dan simpatisan di Kecamatan Tomohon Utara, bersiap satu komando merapatkan barisan untuk memenangkan Ir. Miky Junita Linda Wenur, M.A.P., dalam Pilkada Kota Tomohon 2024.
Saat menggelar Konsolidasi Partai Golkar dan Pendidikan Politik di Amole Hill Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara, Selasa (13/8/2024), Miky Wenur mendapat sambutan luar biasa dari para pendukungnya.
‘’Saatnya Kota Tomohon dipimpin oleh figur perempuan. Di masa kepemimpinan Partai Golkar, masyarakat tidak mengalami hal-hal seperti saat ini yang banyak terjadi ketidakadilan,’’ tegas Handri Polakitan, Joppi Manopo, dan Marthen Tombokan.
Untuk itu, ketiganya berharap ke depan Tomohon kembali dipimpin kader Golkar. Dan, figur yang paling layak untuk saat ini adalah Miky Wenur, perempuan santun, cerdas, dan merakyat.
Rein Sondakh warga lainnya mengatakan, saat ini Kota Tomohon sangat cocok dipimpin oleh dua perempuan. Selama Kota Tomohon pisah dengan Kabupaten Minahasa, belum ada pemimpin yang keduanya perempuan.
‘’Kita sudah pernah mengalami pemimpin keduanya laki-laki, tapi di tengah jalan pecah kongsi. Begitu juga dengan pemimpin laki-laki da perempuan yang mengalami hal yang sama. Nah, bagaimana jika keduanya, baik wali kota maupun wakil wali kota, keduanya perempuan,’’ katanya seraya menambahkan warga Tomohon Utara terus merapatkan barisan untuk memenangkan Miky Wenur sebagai Wali Kota Tomohon.
Diketahui, saat ini figur yang mencuat dan mendapat angin segar pendamping Miky Wenur, adalah figur perempuan, yakni Cherly Mantiri, S.H. Keduanya sudah lama saling mengenal, bekerja bersama sebagai anggota DPRD Kota Tomohon dan memiliki ikatan batin yang kuat.
Miky Wenur sendiri, dalam pertemuan tersebut, seperti yang telah ia sampaikan dalam setiap pertemuan meminta kepada para pendukung untuk bersaing secara sehat, tanpa menjelek-jelekkan kandidat lain dan saling menghormati hak masing-masing.
‘’Kita jangan terpengaruh dengan sesuatu yang bisa memecah persatuan rakyat Kota Tomohon. Persaingan ini hanya dalam wadah pemilihan kepala daerah. Begitu ada yang terpilih, tentunya itu menjadi wali kota dan wakil wali kota semua rakyat Tomohon. Tetaplah bersikap santun,’’ katanya. (Etzar Frangky Tulung)



